MANDIRI 12
Ringkasan Modul 11 – 10 Poin Penting
- Modul 11 membahas prinsip penyusunan laporan kegiatan dan laporan penelitian yang sistematis dan akuntabel.
- Laporan berfungsi sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik dan administratif atas kegiatan atau penelitian yang telah dilakukan.
- Struktur laporan harus runtut, jelas, dan mudah ditelusuri oleh pembaca.
- Perbandingan antara rencana dan realisasi menjadi indikator keberhasilan kegiatan atau penelitian.
- Metodologi yang rinci dan transparan menentukan validitas serta replikasi penelitian.
- Penyajian data harus disesuaikan dengan tujuan analisis, baik dalam bentuk tabel maupun grafik.
- Bagian hasil menyajikan data objektif, sedangkan pembahasan menafsirkan dan mengaitkannya dengan teori.
- Etika akademik, termasuk penghindaran plagiarisme, menjadi fondasi penulisan laporan.
- Teknologi digital membantu meningkatkan akurasi, konsistensi, dan integritas laporan penelitian.
- Laporan yang baik tidak hanya mendeskripsikan hasil, tetapi juga memberikan evaluasi dan rekomendasi.
💡 Pertanyaan Pemantik (Diskusi Awal / Pemicu Gagasan)
- Perbandingan rencana dan realisasi anggaran penting untuk menilai efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas pelaksanaan kegiatan.
- Tanpa penjelasan metodologi yang rinci dan transparan, validitas penelitian menjadi lemah dan hasilnya sulit diverifikasi atau direplikasi.
- Bagian hasil penelitian menyajikan temuan secara objektif, sedangkan pembahasan menafsirkan hasil tersebut dan mengaitkannya dengan teori atau penelitian terdahulu.
- Teknologi seperti perangkat lunak anti-plagiarisme meningkatkan kesadaran etika akademik dan mendorong penulis lebih berhati-hati dalam mengutip dan memparafrasekan sumber.
- Sebagai pengambil keputusan, bagian evaluasi hasil dan rekomendasi menjadi pertimbangan utama untuk menentukan kelayakan program lanjutan.
✍️ Pertanyaan Reflektif (Esai / Penilaian Diri Akhir Proyek)
- Saya sudah cukup mampu membedakan data yang lebih tepat disajikan dalam tabel untuk detail numerik dan grafik untuk menunjukkan tren atau perbandingan.
- Tantangan terbesar dalam parafrasa adalah mempertahankan makna asli tanpa meniru struktur kalimat sumber, yang saya atasi dengan membaca sumber secara menyeluruh dan menulis ulang dengan pemahaman sendiri.
- Saya selalu berusaha mencantumkan sumber meskipun ide terlihat umum, karena etika akademik menuntut transparansi dan penghargaan terhadap pemikiran orang lain.
- Dalam menyusun laporan kegiatan yang gagal, saya akan tetap objektif dengan memaparkan fakta, menganalisis penyebab kegagalan, serta memberikan rekomendasi perbaikan yang konstruktif.
- Untuk menyederhanakan temuan kompleks bagi pembaca non-spesialis, saya akan menggunakan bahasa yang lebih lugas, analogi yang relevan, dan visualisasi data tanpa mengurangi ketepatan ilmiah.
Komentar
Posting Komentar